Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Unik, di kampung ini 90 persen wanitanya berstatus janda


Beberapa tahun terakhir di Indonesia banyak perkampungan yang mulai bermunculan. Ini disebabkan karena perubahan keadaan tempat dan orang-orangnya yang punya kebiasaan unik. Jadi, jangan heran jika setiap kota di Indonesia mempunyai daerah dengan sebutan yang tak biasa.

Seperti halnya di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kampung Batuah di Banjarbaru dikenal dengan sebutan Kampung Janda.

Kampung ini awalnya biasa-biasa saja karena kehidupannya hampir sama dengan kampung-kampung yang lain.

Seperti dilansir oleh situs lahiya.com, kampung yang dihuni oleh kurang lebih 37 kepala ini memiliki aktivitas yang tidak jauh berbeda dengan kampung lain.

Yang menjadi aneh dan unik, selama 10 tahun terakhir, kampung ini dipenuhi oleh janda dari berbagai usia. Kebanyakan berumur 25 tahun ke atas.

Beragam alasan para wanita di kampung ini menjanda, ada yang ditinggal mati, dampak perceraian, bahkan ada yang janda dari beberapa pasangan.

Fenomena janda di Kampung Batuah menurut cerita masyarakat lokal dari bencana banjir yang pernah terjadi, dan salah satu warga yang diwawancarai oleh wartawan, tidak sengaja menyampaikan dari peristiwa bencana tersebut banyak korban wanita yang menjanda.

Dari situlah wartawan tersebut menyimpulkan bahwa Kampung Batuah dijuluki Kampung Janda dan kemudian menyebar luas ke mana-mana.

Dilansir dari situs winnetnews.com, Ketua RT setempat, Ahmad Norhansah menyebutkan bahwa hanya sekitar tiga rumah saja yang tak terisi janda. Kebanyakan setiap rumah memiliki dua sampai tiga wanita yang menyandang status tersebut.

Ada sekitar 26 kepala keluarga yang berstatus janda dari 37 rumah. Jika dihitung per kepala, di kampung ini hampir 90% perempuannya menjanda.

Ketua RT 03 Kampung Batuah ini juga mengungkapkan, di Kampung Batuah warganya yang janda berusia minimal 25 tahun dan maksimal 50 tahun ke atas.

Post a Comment for "Unik, di kampung ini 90 persen wanitanya berstatus janda"