Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Sumbang Mobil dan Bangun Jalan, Kades Bertato Ini Terlihat Sangar tapi Dicintai Masyarakat


Jalan hidup yang berliku melayani oleh seorang Hoho Alkaf. Pria yang kini viral lantaran tubuhnya penuh dengan tato itu, merupakan seorang Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Tato yang melekat di badannya tak hanya satu atau dua buah, melainkan nyaris mengisi di sekujur tubuhnya. 
Ada kisah yang menarik dari masa lalunya hingga terpilih sebagai orang nomor satu di Desa Purwasaba. Mulai dari tato yang dimiliki, hobi tawuran, hingga terpilih menjadi Kepala Desa Purwabasa meski sempat mendapat cemoohan. Seperti apa kisahnya? Simak ulasan Boombastis berikut ini.
Penghobi tato dengan kisah masa lalu yang cukup berliku 
Kepala Desa Purwabasa, Hoho Alkaf yang hobi tato sejak usia remaja [sumber gambar]
Hobi tato Hoho berawal saat dirinya masih duduk di bangku sekolah. Meski sempat tidak, orang tuanya yang melihat halembunyikan tersebut keras. Ia juga gemar berkelahi dan memakai anting. Kenakalan tersebut menghiasi masa-asa remaja Hoho. Namun seiring bertambahnya usia, ia menyadari dan mengubah perubahan hidupnya. Pria lulusan Fakultas Hukum Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang mulai mengubah dirinya. Terlebih ketika dirinya telah berkeluarga dan dikaruniai seorang putra. Mendiang yang melambangkan mantan Kepala Desa Purwabasa dan menjadi anggota DPR, mewariskan perusahaan konstruksi pada Hoho. Hidupnya terbilang cukup mapan sebagai pengusaha. Mencoba maju sebagai calon Kepala Desa meski sempat dicemooh
Mulai menata diri dan diwarisi perusahaan konstruksi peninggalan sang ayah 
Mulai berubah dan menata diri seiring bertambahnya usia [sumber gambar]


Hoho saat bersama ASN lainnya yang juga memiliki tato [sumber gambar] Terpilih menjadi Kepala Desa dengan perolehan suara mutlak Hoho terpilih menjadi kepala desa dengan kemenangan mutlak [sumber gambar] Tak disangka, Hoho berhasil menang mutlak setelah suara yang diraihnya mengalahkan dua kandidat lain dengan perolehan suara yang fantastis. Hal ini semakin membuat dirinya optimis untuk bekerja dan mengabdikan dirinya pada masyarakat. “Saya dapat suara sekitar 1.900, sementara suara dua calon lain kalau digabung pun saya masih unggul,” ujar Hoho yang dikutip dari Liputan 6 (14/09/2020). Kerja nyata Hoho yang dicintai oleh masyarakat di desanya Salah satu kegiatan Kades Hoho pada masyarakat [sumber gambar]
Hidup mapan tak lantas membuat Hoho berpangku tangan. Ia ingin mengabdikan diri pada masyarakat seperti yang dilakukan sang ayah dahulu. Ia pun mencoba maju pada pemilihan kepala desa pada Juli 2019 lalu. Tato yang melekat di tubuhnya, sempat dijadikan senjata oleh saingannya. Ada saja pihak tertentu yang mengungkit-ungkit masa lalunya. Hoho tak ambil pusing dan tetap percaya diri dengan keputusannya. 

Usai terpilih menjadi kepala desa, Hoho menyumbangkan mobil honda stream sebagai alat transportasi warga yang membutuhkan, seperti mengantar ibu melahirkan atau ada masyarakat yang sakit. Jalan desa yang tak tersentuh program pemerintah desa selama bertahun-tahun, kini dibangun oleh dirinya dengan menggunakan dana pribadi. Hoho membuktikan kepemimpinan di eranya dengan kerja nyata. Tak heran jika masyarakat sangat menghormati dirinya.
Jangan menilai sebuah buku dari sampulnya. Barangkali, pepatah yang menggambarkan sosok Kepala Desa Hoho di atas. Meski tubuhnya penuh dengan tato, dirinya ternyata berkomitmen untuk bekerja secara nyata di desanya. Pembangunan jalan, sumbangan pribadi berupa mobil, semua dikeluarkan dari dompet pintar. Bukan soal tatonya, tapi kerja nyata yang harus diapresiasi. Hebat ya Sahabat Boombastis.

Post a Comment for "Sumbang Mobil dan Bangun Jalan, Kades Bertato Ini Terlihat Sangar tapi Dicintai Masyarakat"