Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Siapkan Kain Kafan, Umi Pipik Nikmati Penyakit Tumor dari Allah


 Umi Pipik angkat suara mengenai penyakit tumor kelenjar getah bening yang dialaminya selama 3 tahun belakangan ini. Menurut Ibu dari Abidzar Al Ghifari, ia pada awalnya tidak ingin membuka tentang penyakit yang dideritanya.

Umi Pipik berdalih jika dirinya hanya mengincar kerelaan Allah. Janda Ustaz Jeffy Al Buchori ini malah menikmati penyakit tumor kelenjar getah bening yang diberikan oleh Allah kepadanya. Oleh karena itu, ia yakin bisa disembuhkan dengan atau tanpa obat.

Umi Pipik juga mengungkapkan kalau dari jauh-jauh hari ia sudah menyiapkan kain kafan. Lantas bagaimana kisah Umi Pipik menikmati penyakit tumornya? Simak pengakuanya.

Mau Menikmati Penyakit

Saat disinggung mengenai penyakit, Umi Pipik mengaku jika awalnya ia tidak ingin membeberkan hal tersebut. Pasalnya, ia hanya mencari rida dari Allah semata melalui penyakit tumor. Umi Pipik mengibaratkan, jika Allah saja merahasiakan ridanya, maka ia justru harus menikmati sakit yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa.

“Aduh sebenernya ini saya enggak mau membuka ini semua. Karena kan, Allah saja merahasiakan ridanya. Dan saya juga, Insyaallah hanya mengharap rida Allah saja. Jadi apa pun yang diberikan oleh Allah, sakit pun, saya nikmati,” ujar Umi Pipik dilansir IntipSeleb dari YouTube STARPRO Indonesia pada Jumat, 4 September 2020.

Ia menambahkan jika penyakit tumor yang dideritanya sudah lama diderita Umi Pipik. Perempuan bernama lengkap Pipik Dian Irawati Popon ini membeberkan jika telah mengidap penyakit tumor selama kurang lebih 2 sampai 3 tahun.

“Ya udah lama (mengidap penyakit tumor kelenjar getah bening). Sebenernya udah 2 tahun atau 3 tahun ya,” lanjut Umi Pipik.

Yakin Dapat Sembuh Tanpa Obat

Seiring dengan penyakit tumor kelenjar getah bening yang diidapnya, Umi Pipik mengaku mengalami penurunan badan yang cukup signifikan, yakni sebesar 5 kilogram (kg). Namun, perempuan berusia 42 tahun ini memaknainya dengan positif dan mengambil hikmahnya saja. Jika berat badan Umi Pipik turun, maka semangat beribadahnya makin tinggi.

“Sakit datangnya dari Allah. Allah yang bisa memberikan kesembuhan. Makanya bagi saya, saya sangat meyakini sekali, Allah bisa menyembuhkan sakit dengan obat atau tanpa obat,” ujar Umi Pipik dengan santai.

Siapkan Kain Kafan

Umi Pipik juga sudah lama mempersiapkan kain kafan untuk dirinya di masa mendatang. Menurut pendakwah yang mengenakan cadar ini setiap muslim seharusnya memiliki kain kafan di antara tumpukan baju-baju kesehariannya.

“Kalau saya memang sebenernya sih seorang muslim wajib menyiapkan itu (kain kafan). Masa iya di antara satu lemari kita pakaian bagus semua, terus pakaian kita yang terakhir kita enggak mempersiapkan itu. Walaupun kita minta umur panjang,” kata Umi Pipik.

Ia juga menyatakan ingin memilki umur panjang. Tetapi Umi Pipik mengatakan ada syaratnya jika ingin diberi umur panjang, yakni tetap beribadah dan bermanfaat untuk orang lain, bukan menambah dosa.

“Umur panjang tapi manfaat. Umur panjang tapi dalam ibadah. Kalau kita umur panjang minta sama Allah, tapi enggak ada manfaat apapun untuk diri kita, untuk orang lain. Buat apa umur panjang? Malah nambahin dosa,” ungkap Umi Pipik.

Post a Comment for "Siapkan Kain Kafan, Umi Pipik Nikmati Penyakit Tumor dari Allah"