Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Korupsi BLT Covid-19, Kepala Dusun dan Anggota BPD Ditangkap

KOMPAS.com - Seorang kepala dusun dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Banpres, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, ditangkap polisi.

Keduanya diduga telah memotong dana bantuan langsung tunai (BLT) milik warga yang terdampak Covid-19.

Kepala Dusun tersebut adalah AM (36), sementara anggota BPD itu yakni E (40).

Mereka dilaporkan polisi setelah dilaporkan oleh warga setempat. Kapolres Musirawas AKBP Efran pernyataan, kejadian bermula saat Desa Banpres mendapatkan bantuan BLT untuk 91 kepala keluarga (KK). Adapun masing-masing KK mendapatkan Rp 600.000. Dusun 1 memiliki 23 KK yang seharusnya mendapatkan bantuan BLT tersebut.

Namun, setelah uang sekolah, AM dan E mendatangi rumah warga untuk memungut uang dari penerima bantuan sosial. Masing-masing KK harus memberikan Rp 200.000 untuk AM dan E. "Kedua tersangka berhasil mengumpulkan uang Rp 3,6 juta dari 18 kepala keluarga. Warga akhirnya menyadari dan melaporkan ketidaksesuaian itu kepada Kepala Desa," kata Efran saat melakukan gelar perkara, Selasa (2/6/2020). Setelah mendapatkan laporan dari warga, Tim Saber Pungli langsung turun ke lapangan dan mengumpulkan bukti-bukti. Dari hasil penyelidikan, yang melakukan kesalahan dan ditangkap di kediaman masing-masing tanpa ada perlawanan. "BLT itu merupakan dana desa yang diberikan untuk warga yang terkena dampak Covid-19 di Musirawas. Namun kedua tersangka malah memotong uang tersebut," ujar Efran.

Post a Comment for "Korupsi BLT Covid-19, Kepala Dusun dan Anggota BPD Ditangkap"