Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Kafein Tak Dianjurkan selama Puasa, Ini Cara Siasati agar Bisa Minum Kopi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

DokterSehat.Com– Tahukah Anda bahwa salah satu minuman yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka hingga sahur selama bulan puasa adalah minuman berkafein?

Ya, minuman berkafein merupakan salah satu minuman yang tidak dianjurkan karena dinilai dapat mengganggu pola tidur hingga lancar atau tidaknya jalannya puasa. Hal ini tentu merupakan kabar buruk untuk pecinta kopi, lalu benarkah kopi sama sekali tidak boleh dikonsumsi sama sekali saat bulan puasa?

Meskipun tidak dianjurkan, kopi bisa tetap kita konsumsi selama puasa asalkan memerhatikan beberapa poin penting yang harus diperhatikan.

Beberapa poin tersebut meliputi jenis kopi, cara penyajian, porsi dan waktu konsumsi.

Untuk mengetahui lebih jelas, yuk kita simak apa saja cara agar kita bisa tetap mengonsumsi kopi saat puasa dengan beberapa tips di bawah ini:

1.Pilih jenis kopi yang rendah kafein

Seperti yang kita ketahui, salah satu hal yang menjadi sorotan dalam kopi adalah kandungan kafeinnya yang tinggi. Untuk mengurangi risiko asupan kafein berlebihan, maka pilihlah kopi yang kandungan kafeinnya rendah.

Lazimnya, kandungan kafein yang paling tinggi ada pada kopi jenis espresso, untuk itu sebaiknya Anda mengonsumsi kopi jenis lain yang kandungan kafeinnya lebih rendah.

Kopi dengan proses pemanggangan yang belum sempurna, seperti kopi hijau bisa jadi salah satu pilihan konsumsi kopi yang rendah kafein.

2.Sajikan kopi dengan cara yang sehat

Jika biasanya Anda mengonsumsi kopi dengan tambahan susu kental manis atau krim sebagai toppingnya, maka sebaiknya hal ini tidak Anda lakukan saat mengonsumsi kopi selama puasa, mengapa?

Konsumsi kopi dengan tambahan banyak lemak dan gula akan meningkatkan asupan lemak dan gula pula dalam tubuh, padahal salah satu tantangan terbesar selama puasa adalah membatasi asupan gula dan lemak yang cenderung sangat tinggi saat berbuka puasa.

Sehingga, pilihlah sajian kopi yang sehat untuk menjaga asupan gizi harian selalu tercukupi.

Gunakan gula dalam porsi kecil, atau tambahkan rasa manis dari bahan makanan alami, misalnya bubuk kayu manis atau kokoa untuk memberi cita rasa sehat dan berbeda pada kopi.

3.Minum kopi dalam porsi kecil

Seperti yang telah disebutkan, konsumsi minuman berkafein selama puasa akan menyebabkan gangguan pola tidur. Untuk itu, meskipun tidak ada larangan konsumsi kopi, akan lebih baik jika kita mengonsumsi kopi dalam jumlah kecil agar asupan kafein dalam tubuh tidak berlebihan.

Usahakan konsmsi kopi paling banyak 125-130 ml, jika Anda mengonsumsi kopi kemasan maka sebaiknya gunakan kopi sebanyak separuh kemasan saja, ya.

4.Tentukan waktu dan frekuensi konsumsi kopi yang tepat

Pastikan Anda mengonsumsi kopi pada waktu yang tepat, perhatikan agar Anda tidak mengonsumsi kopi saat baru berbuka puasa agar tidak mengganggu fungsi pencernaan. Selain itu, memastikan bahwa kopi tidak mengganggu pola tidur Anda menjadi sangat penting.

Jika Anda sering mengalami gangguan tidur saat minum kopi namun berencana mengonsumsi kopi maka pastikan Anda sudah memiliki waktu tidur yang cukup pada satu hari tersebut.

Jangan lupa, pastikan pula Anda tidak mengonsumsi kopi terlalu sering, ya. Meskipun dengan empat tips di atas konsumsi kopi bisa lebih dikontrol, namun sebaiknya Anda mengonsumsi 2-3 porsi kopi dalam seminggu selama bulan Ramadan.

Nah, itu dia tips sehat konsumsi kopi selama bulan puasa, kini Anda yang penggemar berat kopi tetap bisa mengonsumsi kopi sembari menekan efek samping dari konsumsi kopi selama puasa, ‘kan?



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Post a Comment for "Kafein Tak Dianjurkan selama Puasa, Ini Cara Siasati agar Bisa Minum Kopi"