Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

3 Tips Memilih Teether yang Aman untuk Bayi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-bayi-rambut-rontok-tidak-boleh-minum-air-putih-bawah-enam-bulan

DokterSehat.Com– Bayi memiliki kecenderungan untuk memasukkan benda apa saja ke dalam mulutnya. Hal ini dilakukan bayi sebagai bentuk dari eksplorasinya terhadap lingkungan sekitar sekaligus merupakan fase oral, yaitu fase perkembangan area oromotor (otot daerah mulut dan pencernaan) yang berpengaruh pada perkembangan aktivitas lain seperti bciara dan makan. Agar anak tidak memasukkan barang sembarangan, Anda bisa memberikan teether untuk digigit. Bagaimana memilih teether yang baik untuk anak?

Tips memilih teether

Teether adalah alat bantu atau mainan yang biasa digunakan untuk merangsang pertumbuhan gigi bayi di usia 5-6 bulan ke atas. Menggigit teether memberi rasa nyaman pada bayi. Umumnya berbahan plastik dan berbentuk ramping sehingga mudah digigit bayi. Sebelum membeli teether, sebaiknya perhatikan beberapa tips berikut:

1. Pilih teether yang bebas BPA (BPA free)

Pilihlah teether yang terbuat dari bahan bebas BPA. BPA atau bisphenol-A adalah bahan kimia plastik yang dapat meniru estrogen dan berbahaya bagi sistem hormon tubuh. Hal ini sangat berbahaya bagi ibu hamil, bayi dan anak-anak. Pastikan teether yang Anda pilih mencantumkan tulisan BPA free dalam kemasannya.

2. Sesuaikan dengan usia dan perkembangan gigi bayi

Teether pun memiliki tahapan yang disesuaikan dengan kondisi bayi. Bagi bayi yang belum tumbuh gigi, umumnya bentuk teether masih mungil dan bertekstur lembut atau tidak terlalu kasar. Sedangkan teether pada bayi berusia 6 bulan biasanya memiliki tekstur lebih kasar untuk merangsang pertumbuhan gigi.

3. Perhatikan isi teether
Ada dua jenis teether, yaitu teether isi gel dan isi air. Teether yang berisi gel umumnya lebih memberi sensasi dingin daripada teether isi air. Anda bisa memberikan keduanya tergantung selera bayi. Saat bayi tumbuh gigi dan gusi menjadi gatal, umumnya mereka lebih menyukai teether berisi gel.

Selain ketiga hal tersebut, saat menggunakan teether Anda perlu memerhatikan perawatan teether. Selalu bersihkan teether dengan air hangat atau cairan pembersih khusus yang aman bagi bayi. Simpan teether di tempat yang aman dan bersihkan teether sebelum dan sesudah digunakan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Post a Comment for "3 Tips Memilih Teether yang Aman untuk Bayi"